Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Nadzhom Ilmiyyah Ad-Durroh al-Yatimah dan Terjemahnya (1)
MAJELISILMU.COM – Dalam kitab nadzhom “Ad-Durratul Yatimah”, bait 1-5 adalah Muqaddimah, yang dilanjutkan dengan Bab Pengertian Kalam, Kalimah dan Pembagian keduanya.
Selengkapnya bisa dilihat pada bait 6-10 dibawah ini:

Terjemahnya:
6. Pengertian kalam menurut ahli Nahwu adalah lafaz dan memberikan faidah. (Contohnya: Yazid adalah Ini (ذَا يَزِيْدُ dan) datang telah Zaid (أَتَى زَيْدٌ );
7. Dan pengertian kilmah (kata) adalah qaul/ucapan mufrad. Dan yang masuk ke dalam kalimah adalah isim, fi’il dan huruf yang memiliki makna;
8. Isim itu bercirikan tanwin, menerima tanda jar, menerima huruf nida, menerima ْلَأ tanpa batas (muthlaq) dan isnad, dan inilah tanda yang paling jelas/efektif.
9. Kenalilah fi’il mudhari’ dengan )ْمَل). Dan huruf ta (ta’nits sakinah disukun) pada
kata )ْتَامَق )merupakan tanda fi’il madhi;
10. Dan huruf )ُاءَالي )dari kata )ْيِافَخ), dengannya fi’il ‘amr menjadi jelas. Dan huruf kosong dari seluruh tanda (isim dan fi’il).
(Bersambung)
(* Muhammad Farid Wajdi, Penikmat Nahwu-Shorof.













[…] Related Post: Nadzhom Ilmiyyah Ad-Durroh al-Yatimah dan Terjemahnya (2) […]