MAJELISILMU.COM – Salah satu adab yang dianjurkan saat tilawah adalah memelankan / merendahkan suara pada ayat yang berisi tentang penghinaan terhadap Allah jalla wa’ala. Imam An-Nawawi menyebutkan dalam kitab At-Tibyan Fii Adabi Hamalatil Qur’an beberapa ayat yang dianjurkan untuk merendahkan suara saat melewatinya, yaitu ;
1️⃣. Surat Al-Baqarah (2) : 116
وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدًا ۗ سُبْحَٰنَهُۥ ۖ بَل لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ كُلٌّ لَّهُۥ قَٰنِتُونَ
Artinya:
Mereka (orang-orang kafir) berkata: “Allah mempunyai anak”. Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.
Keterangan: Anjuran waqf setelah kata سُبْحَٰنَهُۥ sebagai bantahan terhadap penghinaan yang ditujukan kepada Allah.
2️⃣. Surat At-Taubah (9) : 30
وَقَالَتِ ٱلْيَهُودُ عُزَيْرٌ ٱبْنُ ٱللَّهِ وَقَالَتِ ٱلنَّصَٰرَى ٱلْمَسِيحُ ٱبْنُ ٱللَّهِ ۖ ذَٰلِكَ قَوْلُهُم بِأَفْوَٰهِهِمْ ۖ يُضَٰهِـُٔونَ قَوْلَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن قَبْلُ ۚ قَٰتَلَهُمُ ٱللَّهُ ۚ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ
Artinya:
Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putera Allah”. Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling?
3️⃣. Surat Al-Maidah (5) : 64
وَقَالَتِ ٱلْيَهُودُ يَدُ ٱللَّهِ مَغْلُولَةٌ ۚ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا۟ بِمَا قَالُوا۟ ۘ بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنفِقُ كَيْفَ يَشَآءُ ۚ وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيرًا مِّنْهُم مَّآ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ طُغْيَٰنًا وَكُفْرًا ۚ وَأَلْقَيْنَا بَيْنَهُمُ ٱلْعَدَٰوَةَ
وَٱلْبَغْضَآءَ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ ۚ كُلَّمَآ أَوْقَدُوا۟ نَارًا لِّلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا ٱللَّهُ ۚ وَيَسْعَوْنَ فِى ٱلْأَرْضِ فَسَادًا ۚ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ
Artinya:
Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.
4️⃣. Surat Maryam (19) : 88
وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَٰنُ وَلَدًا
Artinya:
Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak”.
5️⃣. Surat Al-Anbiya (21) : 26
وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَٰنُ وَلَدًا ۗ سُبْحَٰنَهُۥ ۚ بَلْ عِبَادٌ مُّكْرَمُونَ
Artinya:
Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak”, Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan
Keterangan: Anjuran waqf setelah kata سُبْحَٰنَهُۥ sebagai bantahan terhadap penghinaan yang ditujukan kepada Allah.
dan beberapa contoh lainnya yang senada. Imam An-Nawawi berkata:
فينبغي أن يخفض بها صوته، كذا كان إبراهيم النخعي رضي الله عنه يفعل
Artinya:
“Maka hendaknya seseorang merendahkan suaranya pada ayat-ayat tersebut, sebagaimana yang pernah diamalkan oleh Ibrahim an-Nakha’i”
Ibrahim an-Nakha’i adalah Seorang Ulama Tabi’in yang pernah berjumpa dengan Sahabat seperti Anas bin Malik رضي الله عنه dan Ibunda Aisyah رضي الله عنها
Barakallahu fiikum. (*)
Sumber:
1. At-Tibyan di Adabi Hamalatil Qur’an Bab 6, Pasal Masalah-masalah unik halaman 137 Darul Minhaj
2. Permasalah Fiqih Seputar Al-Qur’an Kyai Cece Abdulwaly halaman 350.
Artikel/Tulisan lain terkait:
– Tips Mudah dan Efektif Menghafal Al-Qur’an (Sumber: Blog Guru)
– Seputar Kitab Tajwid (Sumber: Blog Santri)
– Daftar Kitab Daurah dan Referensi Ilmu Tajwid (Sumber: Blog Santri)
– Istilah-istilah dalam Program Tahfidzul Qur’an. Wajib Tahu! (Sumber: Blog Guru)
– Pengaruh Tilawah Al-Qur’an terhadap Kesehatan Tubuh (Sumber: Blog Guru)











