Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
MAJELISILMU.COM – Apa yang dimaksud, “Al-Ikrar bil Amanah al-Ilmiyyah”? Dalam tradisi penulisan Thabat, bagian ini disebut sebagai Al-Ikrar bil Amanah al-Ilmiyyah (Pernyataan Amanah Ilmiah). Ikrar ini berfungsi sebagai pernyataan integritas akademik, perjalanan keilmuan dan spiritual.
Draft Ikrar bil Amanah al-Ilmiyyah berisi (wajib memuat): Nama Lengkap dengan gelar/kunyah dan tempat/tanggal lahir, kemudian menyatakan: (1) kejujuran sanad, (2) ketelitian riwayat, (3) Tanggung Jawab Moral, dan (4) Niat Penyusunan “Tsabat al-Asanid”, serta konsekuensinya. Terakhir ditanda tangani diatas nama yang berikrar.
Berikut ini adalah contoh isi teks yang bisa digunakan:
IKRAR AMANAH ILMIAH & PERTANGGUNGJAWABAN RIWAYAT
Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Dengan mengharap ridha Allah SWT dan syafa’at Rasulullah ﷺ, Ana (bisa ditulis namanya dalam Bahasa Arab/Nama Latin) yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama Lengkap : [Nama Akhie]
Gelar / Kunyah : [Gelar Akhie, jika ada]
Tempat, Tgl Lahir : [Tempat, Tanggal Lahir Akhie]
Dengan ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa:
-
Segala informasi mengenai jalur transmisi (sanad), daftar guru (masyayikh), dan naskah ijazah yang tercantum dalam buku ini adalah benar adanya sesuai dengan apa yang saya terima dan saya dengar langsung dari para pemberi ijazah.
-
Saya telah berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan tashih (koreksi) dan tahqiq (verifikasi) terhadap penulisan nama-nama serta jalur silsilah agar terhindar dari kekeliruan, baik dalam penulisan (tashif) maupun dalam penyandaran ilmu.
-
Saya memikul tanggung jawab penuh, baik secara ilmiah di dunia maupun secara spiritual di akhirat, atas keabsahan penyandaran ilmu-ilmu ini kepada para ulama yang namanya disebutkan di dalam buku ini.
-
Penyusunan Tsabat ini ditujukan semata-mata untuk menjaga tradisi isnad yang merupakan ciri khas umat Islam, serta untuk memudahkan para penuntut ilmu di masa mendatang dalam menyambungkan mata rantai keberkahan keilmuan kepada Baginda Rasulullah ﷺ.
Apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan yang tidak disengaja dalam penulisan atau silsilah, saya memohon ampun kepada Allah SWT dan terbuka bagi segala bentuk koreksi dari para ahli ilmu (Ahli Tahqiq).
Semoga Allah SWT menjaga kemurnian niat ini dan menjadikan buku ini sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
[Kota], [Tanggal Hijriah] / [Tanggal Masehi]
Al-Mu’tarif bi Taqshirihi (Yang mengakui segala kekurangannya),
(Tanda Tangan & Materai jika perlu)
[Nama Jelas]
***
Demikianlah contoh draft/isi teks “Al-Ikrar bil Amanah al-Ilmiyyah” (Pernyataan Amanah Ilmiah) sebagai syarat dan ketentuan ketika akan menulis/menyusun “Tsabat al-Asanid”. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum jami’an. (*)
Minasatene-Pangkep, 1 Februari 2026
(* Muhammad Farid Wajdi, Pimred majelisilmu.com












